Illustration: Design by Freepik.com

Memasuki tahap puncaknya tanggal Juni 2020, Gugus Tugas COVID-19 mengumumkan 993 orang positif dalam satu hari, dengan total 30.514 kasus konfirmasi per 6 Juni 2020. Sejak diketahui COVID-19 mewabah di Indonesia, semua sektor baik pemerintah maupun swasta berupaya untuk mencegah terjadinya penularan yang semakin meluas. Salah satunya adalah lembaga non-profit Summit Institute Development (SID). SID merupakan Non-Government Organization (NGO) di bidang kesehatan yang saat ini berfokus pada kesehatan ibu dan anak. Program-program yang dilaksanakan bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi, terutama di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan beberapa wilayah di Indonesia. Selain itu, SID juga memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menunjang keberhasilan program yang dilaksanakan. Salah satu contohnya adalah program THRIVE dengan menggunakan platform OpenSRP, call dan SMS reminder untuk terus memantau dan mengedukasi ibu hamil melalui smartphone. Selama pandemi COVID-19 melanda di Indonesia, pemahaman pengetahuan dan materi edukasi mengenai COVID-19 diikutsertakan untuk mencegah terjadinya penularan pada ibu hamil, ibu nifas dan anak.

Kegiatan call pasien dilakukan untuk menanyakan seputar pelayanan kesehatan yang didapatkan ibu hamil, ibu nifas dan anak khususnya selama masa pandemi COVID-19 serta pemahaman ibu mengenai COVID-19. Beberapa pertanyaan yang ditanyakan seperti apakah ibu mendapatkan pelayanan kesehatan sejak dinyatakan hamil, pelayanan yang belum didapatkan hingga saat ini, pelayanan bidan atau petugas kesehatan yang berkunjung ke rumah, kondisi kesehatan yang dikhawatirkan, rencana bersalin, konfirmasi penerimaan SMS terkait OpenSRP, pengetahuan ibu mengenai COVID-19 dan cara pencegahannya, serta kepemilikan media sosial ibu. Pasien yang dihubungi merupakan ibu hamil yang memeriksakan dirinya ke bidan yang telah bekerja sama dengan SID, dengan persetujuan pasien terkait. Tim SID pun meminta data pasien setiap pekannya dan melakukan follow-up melalui kegiatan call pasien ini.

Sedangkan SMS reminder merupakan penyampaian informasi dan edukasi seputar kehamilan yang disesuaikan dengan usia kehamilan sang ibu. Selama pandemi terjadi, informasi mengenai COVID-19 dan  pencegahannya menjadi salah satu konten penting dalam masa kehamilan. SMS reminder dilakukan setiap hari yang dibagi menjadi dua bagian. Pada hari Senin dan Kamis pesan SMS berisikan informasi edukasi bagi ibu hamil seperti informasi mengenai Antenatal Care, sedangkan pada hari Selasa, Rabu dan Jumat pesan berisi pengetahuan mengenai COVID-19 beserta cara pencegahannya. Adapun beberapa contoh pesan yang dikirimkan mengenai definisi dan asal muasal COVID-19, gejala yang dialami seseorang apabila terpapar COVID-19, cara menghindari COVID-19, hal-hal yang harus dilakukan saat melakukan perjalanan, pengelolaan kesehatan mental untuk tidak panik, penerapan hidup bersih dan sehat serta anjuran untuk menghubungi bidan atau dokter untuk pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) serta konseling terkait COVID-19 yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi dan program keluarga berencana (KB).

SID berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien selama masa kehamilan dan setelah melahirkan, khususnya dalam kondisi pandemi COVID-19 yang menjadikan ibu hamil sebagai orang yang rentan tertular Coronavirus Disease 2019.

Writer: Ardina Ulya
Editor: Iqmi Qaisah, Iffa Permatasari
Contributor: Fitri Widowati, Tony Christian

Sumber : https://enketo.ona.io/x/#Mhm50cdc and Tim Call and SMS Reminder SID