Pada tanggal 28 April 2020, Summit Institute of Development (SID) menjadi panelis untuk acara digital atau webinar sebagai bagian dari fokus Peningkatan Gizi yang diselenggarakan oleh Devex dan DSM. Tujuan acara ini adalah untuk menyoroti pentingnya suplemen multi-mikronutrien atau multiple micronutrient supplements (MMS) sebagai pendorong untuk meningkatkan status gizi ibu hamil. Acara ini juga diselenggarakan sebagai wadah untuk berbagi wawasan tentang intervensi yang telah ada dan potensi intervensi kedepannya untuk memastikan bahwa semua wanita memiliki akses memperoleh MMS selama kehamilan dan memahami manfaatnya.

Inraini Syah, mewakili SID sebagai panelis, berbagi perspektif dari Indonesia mengenai implementasi MMS dengan pemberdayaan masyarakat lokal. SID melakukan uji coba MMS berskala besar untuk pertama kalinya pada lebih dari 30.000 wanita di Indonesia, dengan dengan desain double-blind cluster-randomised trial, yang dikenal sebagai Supplementation with Multiple Micronutrients Intervention Trial (SUMMIT). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan 18% pada kematian bayi, 30% penurunan kematian post-neonatal, penurunan 38% pada kematian bayi dengan ibu yang mengalami anemia, dan penurunan 25% pada kematian bayi di antara wanita kurang gizi yang mengonsumsi MMS. Angka ini dapat dicapai dengan tingkat partisipasi dan kepatuhan konsumsi MMS yang tinggi. Selama penelitian, kami mencatat bahwa angka kepatuhan mencapai 85%.

SID juga berbagai pengalaman mengenai program suplementasi zat besi dan asam folat, atau lebih dikenal dengan tablet tambah darah (TTD), pada ibu hamil yang telah menjadi program nasional sejak tahun 1970. Namun, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia pada tahun 2018, tingkat kepatuhan konsumsi TTD nasional hanya 38%. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan yang rendah ini, termasuk dari sudut pandang para ibu itu sendiri, petugas kesehatan dan sistem kesehatan, serta perencanaan dan implementasi program. Hal ini berarti bahwa penting untuk mendukung ibu hamil untuk mengonsumsi MMS dan meningkatkan kualitas petugas kesehatan melalui pelatihan, sertifikasi, pembinaan, dan pemberian insentif.

Selama pandemi COVID-19 ini, tantangan utama dalam implementasi program termasuk aturan physical distance, yang membatasi kontak antara ibu hamil dan petugas kesehatan, semakin sulitnya akses ke perawatan antenatal, dan adanya dampak ekonomi. Tetapi, SID bersama dengan pemangku kebijakan lainnya akan terus bekerja untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada para ibu hamil di tengah pandemi, seperti memberikan layanan kesehatan ibu dan anak, serta melanjutkan suplementasi.

Sebagai penutup, SID mendorong untuk terus bekerja bersama guna mengurangi kesenjangan pada gizi ibu dengan memberikan solusi seperti program MMS dengan pendekatan komprehensif, untuk menyelamatkan ibu dan anak untuk terus berkembang, dan juga untuk bersama-sama berjuang melawan COVID-19.

Webinar ini bisa diakses di: https://pages.devex.com/improving-prenatal-nutrition.html#NULL