Hari Perawat Internasional 2020

International Council of Nurses (ICN), sebuah federasi lebih dari 130 asosiasi perawat nasional yang mewakili jutaan perawat di seluruh dunia memperingati Hari Perawat Internasional setiap tanggal 12 Mei. Ditetapkannya tanggal 12 Mei karena bertepatan dengan hari kelahiran “Pelopor Keperawatan Modern” yakni Florence Nightingale pada tanggal 12 Mei 1820.

Florence Nightingale adalah seorang anak bangsawan yang memberikan perubahan besar pada dunia keperawatan. Pada abad 18, dunia keperawatan merupakan hal yang hina karena rumah sakit merupakan tempat yang kotor dan para perawat wanita bekerja seperti “budak”, diperlakukan semena-mena terutama oleh kaum pria. Oleh karena itu, Nightingale mengubah citra dunia keperawatan dan para perawat dengan menghidupkan konsep-konsep kebersihan rumah sakit dan kiat-kiat juru rawat. Selain itu, ia juga membangun sekolah keperawatan dan menulis buku “Catatan tentang Keperawatan” (Notes on Nursing) yang menjadi acuan kurikulum di sekolah keperawatan miliknya dan digunakan di pendidikan keperawatan hingga saat ini.

ICN mengusung tema “Nurses: A Voice to Lead – Nursing the World to Health” pada Hari Perawat Internasional 2020. Tema ini diusung mengingat perjuangan dan kerja keras perawat demi memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Tahun ini merupakan tahun yang spesial karena World Health Organization (WHO) mendesain  tahun 2020 sebagai “The Year of Nurse and Midwife” (Tahun untuk Perawat dan Bidan) dan peringatan ke 200 Tahun kelahiran Nightingale. ICN berencana mengkoordinir rangkaian acara sepanjang tahun untuk merayakan momentum ini. Terlebih lagi, salah satu acara besar yang diadakan adalah publikasi WHO mengenai “State of the World’s Nursing Report” yang berisikan tentang gambaran rinci tenaga keperawatan dan mengampanyekan “Nightingale Challenge” untuk menghasilkan para pemimpin baru di dunia keperawatan.

Dalam laporan yang dipublikasikan oleh WHO, mereka menegaskan bahwa ada progres penting yang harus dilaksanakan oleh pemerintah dan pemegang kebijakan di masing-masing negara untuk:

  1. Menginvestasikan akselerasi masif untuk pendidikan perawat, seperti fakultas keperawatan, infrastruktur dan jumlah pelajar. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan global dan domestik, serta merespon tantangan teknologi mutakhir di dunia sosial dan kesehatan.
  2. Membuat setidaknya 6 juta lapangan pekerjaan untuk para perawat di tahun 2030, khususnya bagi negara miskin dan berkembang untuk mengimbangi kekurangan perawat yang diproyeksikan dan distribusi perawat yang tidak merata
  3. Menguatkan kepemimpinan perawat, baik para perawat saat ini maupun yang akan datang untuk memastikan bahwa perawat memiliki peran penting dalam formulasi kebijakan kesehatan dan keputusan kebijakan, serta berkontribusi dalam keefektivitasan sistem perawatan sosial dan kesehatan.

Selamat Hari Keperawatan Internasional 2020! Mari lahirkan Nightingale Masa Depan yang berkualitas!

Writer: Ardina Ulya
Editor: Iqmi Qaisah