Illustration: Design by Freepik.com

Pada tanggal 15 Maret 2020, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menghimbau masyarakat untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah sebagai upaya untuk meminimalisasi menyebarluasnya penularan virus SARS-COV-2. Cara ini terbilang efektif untuk mengurangi kontak antara orang yang sudah terpapar virus dengan orang yang sehat, terutama orang yang rentan seperti lansia dan penderita penyakit katastropik lainnya.

Namun bekerja dari rumah seringkali terbentur dengan kondisi dan lingkungan domestik sehingga dapat menghambat produktivitas selama bekerja. Terlebih lagi, seringkali pekerjaan yang dilakukan dirumah tidak ideal dikarenakan fasilitas yang terbatas. Sehingga menjaga kesehatan baik fisik maupun mental selama bekerja dari rumah diperlukan. Berikut cara-cara agar tetap aktif selama bekerja dari rumah.

  1. Menyediakan tempat atau ruangan khusus untuk bekerja
    • Agar pekerjaan dapat dilakukan dengan maksimal diperlukan tempat khusus yang disertai meja dan kursi seperti layaknya di sebuah kantor. Jika tidak memungkinkan, duduk lesehan dengan meja kecil dapat menjadi alternatif. Pastikan cahaya yang terang saat menggunakan laptop, jarak antara laptop dan mata tidak terlalu dekat kurang lebih 45-70 cm, punggung dan kepala tegak dengan bahu yang rileks, serta kaki dapat menapak dengan baik. Hal ini dapat mencegah rasa pegal yang berlebihan serta menjaga laptop tetap aman, jika dibandingkan dengan bekerja diatas kasur atau sembarang tempat.
  2.  Membuat jadwal harian
    • Buatlah jadwal jam kerja anda lalu tuliskan di sebuah papan agar seluruh anggota keluarga mengetahui bahwa anda sedang melakukan pekerjaan pada jam tersebut. Perlu adanya komunikasi yang kuat antar anggota keluarga mengenai pengaturan jadwal pekerjaan agar tidak terbentur dengan pekerjaan rumah. Hal ini juga dapat menghindari adanya distraksi dan stress akibat keteteran dalam membagi waktu antara pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah.
  3.  Melakukan peregangan di sela bekerja
    • Duduk terlalu lama di depan layar laptop dapat membuat mata lelah dan badan pegal. Lakukan peregangan setiap 2 jam sekali atau istirahat selama 15 menit setiap 1 jam. Istirahat dapat pula diisi dengan mengkonsumsi camilan yang sehat seperti buah-buahan dan kacang-kacangan.
  4. Konsumsi makanan bergizi dan minum banyak air putih
    • Bekerja dari rumah bukan berarti pekerjaan menjadi semakin sedikit. Bahkan seringkali kita melupakan waktu makan ketika banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan. Hal ini sebaiknya dihindari karena tujuan bekerja dari rumah adalah untuk tetap sehat, sehingga penting untuk menjaga pola makan yang bergizi dan minum air putih yang cukup, karena dehidrasi juga dapat menurunkan konsentrasi dalam bekerja.
  5. Komunikasi intens dengan pihak kantor
    • Jika komunikasi dengan anggota keluarga sudah dilakukan, maka komunikasi dengan rekan kerja dan atasan di kantor juga menjadi hal yang penting ketika bekerja dari rumah. Selain mengetahui tugas apa saja yang kita harus lakukan, hal ini menjadi sebuah tanda bahwa kita sama-sama sedang bekerja dari rumah untuk tetap melaksanakan kewajiban kantor.
  6. Melakukan aktivitas fisik sebelum dan sesudah bekerja
    • Selain menjaga asupan yang bergizi, melakukan aktivitas fisik seperti exercise sebelum dan sesudah bekerja juga penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan agar badan tetap bugar dan fit serta mengurangi risiko obesitas karena berkurangnya gerakan akibat pembatasan aktivitas yang hanya dapat dilakukan di rumah saja. 

Jadi, Bekerja dari Rumah bukan berarti menurunkan kualitas kita dalam bekerja. Kita dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan tetap produktif seperti layaknya bekerja di kantor, jika kita dapat menerapkan poin-poin yang telah disebutkan diatas.

Penulis : Ardina Ulya
Editor :
Irza Husmelinda, Iqmi Qaisah Ali, Mazidatun Maftukhah, M. Billy Ryan Putra